Pekajangan – Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP) terus memperkuat komitmennya dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang unggul melalui penyelenggaraan Sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Berbasis Risiko yang diselenggarakan pada 15 - 31 Desember 2025 yang diikuti oleh seluruh civitas akademika UMPP baik ditingkat universitas, fakultas maupun program studi. Kegiatan yang diinisiasi oleh Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UMPP ini bertujuan mengintegrasikan prinsip manajemen risiko ke dalam pelaksanaan SPMI sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas penjaminan mutu di seluruh unit kerja.
Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi pencapaian standar mutu pendidikan tinggi. Pendekatan berbasis risiko diharapkan mampu mendorong setiap unit kerja lebih proaktif dalam melakukan pencegahan, pengendalian, serta perbaikan berkelanjutan.
Kepala LPM UMPP menegaskan bahwa penerapan SPMI berbasis risiko merupakan bagian dari transformasi sistem penjaminan mutu yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan standar, tetapi juga pada kemampuan institusi mengantisipasi tantangan dan memanfaatkan peluang untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Melalui integrasi manajemen risiko dalam SPMI, UMPP semakin memperkuat budaya mutu yang adaptif, akuntabel, dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya tata kelola perguruan tinggi yang unggul serta menghasilkan lulusan yang berkualitas, inovatif, dan siap menghadapi dinamika perkembangan zaman.